Selasa, 17 Mei 2016

PENDIDIKAN INFORMAL


PENGUATAN KELUARGA SEBAGAI PERAN UTAMA DALAM PENDIDIKAN ANAK
Pendidikan dalam keluarga merupakan pendidikan informal yang pertama kali

diperoleh oleh anak. Pendidikan ini dikategorikan sebagai dasar atau gerbang keberhasilan

anak ketika melanjutkan pendidikan formal di sekolah maupun masyarakat. Dengan kata lain,

keterlibatan keluarga memiliki pengaruh kuat pada prestasi anak di sekolah.

Di era globalisasi dan informasi yang sudah memasuki zaman keemasan saat ini,

maka penguatan peran keluarga terhadap pendidikan anak semakin berat. Karena apa yang

terjadi disekelilingnya, anak akan mudah untuk mencontohkannya sehingga kecakapan

orangtua dalam menyerap informasi dan mengomunikasikan kepada anak merupakan salah

satu elemen terbaik dalam perkembangan anak. Kemitraan inilah yang diharapkan sekolah

atau para pengajar untuk sama-sama membangun karakter serta kepribadian anak. Karena

keluarga merupakan lingkaran terdekat terhadap perilaku anak dan kemudian hal itu dapat

diperkuat dan dilengkapi dalam pendidikan sekolah maupun masyarakat. Dalam kemajuan

teknologi seperti sekarang, komunikasi selalu menjadi wacana terbaik terutama dalam

perkembangan positif anak. Komunikasi yang dilakukan secara positif dan bijak yang

dilakukan secara konsisten akan menciptakan landasan yang kuat bagi anak untuk

perkembangann kebijakannya sendiri di masa mendatang. Oleh karena itu, keluarga adalah

lingkaran terdekat anak dan yang paling besar memberikan pengaruh dalam perkembangan

pondasi kesuksesan anak di masa mendatang. Dan mereka adalah orang-orang pertama dan

paling dekat yang ditemui anak sejak anak baru lahir serta selama menjalani proses

perkembangannya. Si anak yang merasakan adanya hubungan hangat dengan orang tuanya,

merasa bahwa ia disayangi dan dilindungi serta mendapat perlakuan yang baik.

Sebagai orang tua mempunyai tugas dan kewajiban untuk mendidik, memberikan

pelajaran, didikan dan bimbingan tentang ilmu-ilmu yang meliputi bekal sebelum memasuki

pendidikan formal. Adapun cara yang dapat dilakukan oleh orangtua sebagai peran utama

dalam mendidik anak yaitu sebaiknya selalu menunjukkan kasih sayang yang tulus dan

bersikap lembut, menjadi pendengar yang baik dan pemberi support, menciptakan kreatifitas

dengan bermain bersama, budayakan dalam mendidik tidak menggunakan kata jangan ketika

melarang anak, menjadi panutan, berusaha selalu memberi rasa nyaman, menumbuhkan sikap

menghormati, mengajarkan rasa tanggungjawab, membiasakan untuk meminta maaf ketika

melakukan kesalahan, jangan menakut-nakuti anak, berusaha untuk selalu jujur kepada anak,

mengajarkan keterbukaan kepada anak.

Ketika keluarga mampu memberikan pelayanan secara prima mengenai pendidikan

informal maka karakter anak akan tumbuh sesuai harapan sehingga pada saat memasuki

pendidikan formal sang anak tidak susah lagi diarahkan oleh para pengajar. Selain itu, ketika

anak sudah dewasa dan terjun di masyarakat maka sang anak mampu beradaptasi dan

menempatkan diri sesuai porsinya akibat adanya kebiasaan-kebiasaan baik yang diperolehnya

dari keluarga. Untuk itu, sebagai orang tua mari tingkatkan metode mendidik anak di usia

informal sebelum memasuki tahap pendidikan formal. Salam hangat pendidikan Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar