PENGUATAN KELUARGA SEBAGAI PERAN UTAMA DALAM PENDIDIKAN ANAK
Pendidikan dalam keluarga merupakan pendidikan informal yang pertama kali
diperoleh oleh anak. Pendidikan ini dikategorikan sebagai dasar atau gerbang keberhasilan
anak ketika melanjutkan pendidikan formal di sekolah maupun masyarakat. Dengan kata lain,
keterlibatan keluarga memiliki pengaruh kuat pada prestasi anak di sekolah.
Di era globalisasi dan informasi yang sudah memasuki zaman keemasan saat ini,
maka penguatan peran keluarga terhadap pendidikan anak semakin berat. Karena apa yang
terjadi disekelilingnya, anak akan mudah untuk mencontohkannya sehingga kecakapan
orangtua dalam menyerap informasi dan mengomunikasikan kepada anak merupakan salah
satu elemen terbaik dalam perkembangan anak. Kemitraan inilah yang diharapkan sekolah
atau para pengajar untuk sama-sama membangun karakter serta kepribadian anak. Karena
keluarga merupakan lingkaran terdekat terhadap perilaku anak dan kemudian hal itu dapat
diperkuat dan dilengkapi dalam pendidikan sekolah maupun masyarakat. Dalam kemajuan
teknologi seperti sekarang, komunikasi selalu menjadi wacana terbaik terutama dalam
perkembangan positif anak. Komunikasi yang dilakukan secara positif dan bijak yang
dilakukan secara konsisten akan menciptakan landasan yang kuat bagi anak untuk
perkembangann kebijakannya sendiri di masa mendatang. Oleh karena itu, keluarga adalah
lingkaran terdekat anak dan yang paling besar memberikan pengaruh dalam perkembangan
pondasi kesuksesan anak di masa mendatang. Dan mereka adalah orang-orang pertama dan
paling dekat yang ditemui anak sejak anak baru lahir serta selama menjalani proses
perkembangannya. Si anak yang merasakan adanya hubungan hangat dengan orang tuanya,
merasa bahwa ia disayangi dan dilindungi serta mendapat perlakuan yang baik.
Sebagai orang tua mempunyai tugas dan kewajiban untuk mendidik, memberikan
pelajaran, didikan dan bimbingan tentang ilmu-ilmu yang meliputi bekal sebelum memasuki
pendidikan formal. Adapun cara yang dapat dilakukan oleh orangtua sebagai peran utama
dalam mendidik anak yaitu sebaiknya selalu menunjukkan kasih sayang yang tulus dan
bersikap lembut, menjadi pendengar yang baik dan pemberi support, menciptakan kreatifitas
dengan bermain bersama, budayakan dalam mendidik tidak menggunakan kata jangan ketika
melarang anak, menjadi panutan, berusaha selalu memberi rasa nyaman, menumbuhkan sikap
menghormati, mengajarkan rasa tanggungjawab, membiasakan untuk meminta maaf ketika
melakukan kesalahan, jangan menakut-nakuti anak, berusaha untuk selalu jujur kepada anak,
mengajarkan keterbukaan kepada anak.
Ketika keluarga mampu memberikan pelayanan secara prima mengenai pendidikan
informal maka karakter anak akan tumbuh sesuai harapan sehingga pada saat memasuki
pendidikan formal sang anak tidak susah lagi diarahkan oleh para pengajar. Selain itu, ketika
anak sudah dewasa dan terjun di masyarakat maka sang anak mampu beradaptasi dan
menempatkan diri sesuai porsinya akibat adanya kebiasaan-kebiasaan baik yang diperolehnya
dari keluarga. Untuk itu, sebagai orang tua mari tingkatkan metode mendidik anak di usia
informal sebelum memasuki tahap pendidikan formal. Salam hangat pendidikan Indonesia.
diperoleh oleh anak. Pendidikan ini dikategorikan sebagai dasar atau gerbang keberhasilan
anak ketika melanjutkan pendidikan formal di sekolah maupun masyarakat. Dengan kata lain,
keterlibatan keluarga memiliki pengaruh kuat pada prestasi anak di sekolah.
Di era globalisasi dan informasi yang sudah memasuki zaman keemasan saat ini,
maka penguatan peran keluarga terhadap pendidikan anak semakin berat. Karena apa yang
terjadi disekelilingnya, anak akan mudah untuk mencontohkannya sehingga kecakapan
orangtua dalam menyerap informasi dan mengomunikasikan kepada anak merupakan salah
satu elemen terbaik dalam perkembangan anak. Kemitraan inilah yang diharapkan sekolah
atau para pengajar untuk sama-sama membangun karakter serta kepribadian anak. Karena
keluarga merupakan lingkaran terdekat terhadap perilaku anak dan kemudian hal itu dapat
diperkuat dan dilengkapi dalam pendidikan sekolah maupun masyarakat. Dalam kemajuan
teknologi seperti sekarang, komunikasi selalu menjadi wacana terbaik terutama dalam
perkembangan positif anak. Komunikasi yang dilakukan secara positif dan bijak yang
dilakukan secara konsisten akan menciptakan landasan yang kuat bagi anak untuk
perkembangann kebijakannya sendiri di masa mendatang. Oleh karena itu, keluarga adalah
lingkaran terdekat anak dan yang paling besar memberikan pengaruh dalam perkembangan
pondasi kesuksesan anak di masa mendatang. Dan mereka adalah orang-orang pertama dan
paling dekat yang ditemui anak sejak anak baru lahir serta selama menjalani proses
perkembangannya. Si anak yang merasakan adanya hubungan hangat dengan orang tuanya,
merasa bahwa ia disayangi dan dilindungi serta mendapat perlakuan yang baik.
Sebagai orang tua mempunyai tugas dan kewajiban untuk mendidik, memberikan
pelajaran, didikan dan bimbingan tentang ilmu-ilmu yang meliputi bekal sebelum memasuki
pendidikan formal. Adapun cara yang dapat dilakukan oleh orangtua sebagai peran utama
dalam mendidik anak yaitu sebaiknya selalu menunjukkan kasih sayang yang tulus dan
bersikap lembut, menjadi pendengar yang baik dan pemberi support, menciptakan kreatifitas
dengan bermain bersama, budayakan dalam mendidik tidak menggunakan kata jangan ketika
melarang anak, menjadi panutan, berusaha selalu memberi rasa nyaman, menumbuhkan sikap
menghormati, mengajarkan rasa tanggungjawab, membiasakan untuk meminta maaf ketika
melakukan kesalahan, jangan menakut-nakuti anak, berusaha untuk selalu jujur kepada anak,
mengajarkan keterbukaan kepada anak.
Ketika keluarga mampu memberikan pelayanan secara prima mengenai pendidikan
informal maka karakter anak akan tumbuh sesuai harapan sehingga pada saat memasuki
pendidikan formal sang anak tidak susah lagi diarahkan oleh para pengajar. Selain itu, ketika
anak sudah dewasa dan terjun di masyarakat maka sang anak mampu beradaptasi dan
menempatkan diri sesuai porsinya akibat adanya kebiasaan-kebiasaan baik yang diperolehnya
dari keluarga. Untuk itu, sebagai orang tua mari tingkatkan metode mendidik anak di usia
informal sebelum memasuki tahap pendidikan formal. Salam hangat pendidikan Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar